Desa Wisata Mas Mas

DESA WISATA MAS MAS

KECAMATAN BATUKLIANG UTARA

KABUPATEN LOMBOK TENGAH

NUSA TENGGARA BARAT

Support By KKN Tematik Universitas Mataram

Desa Wisata Mas Mas merupakan desa wisata yang berbasis pertanian. Dimana desa Wisata Mas Mas terdiri dari 11 dusun yaitu Dusun Selusuh, Dusun Keranji, Dusun Punikasih, Dusun Goak Lauk, Dusun Langge Lawe Lauk, Dusun Senyiur, Dusun Batu Lilih, Dusun Antak-Antak, Dusun Senurus, Dusun Gelogor, dan Dusun Selojan. Desa Wisata Mas Mas masih dipenuhi oleh areal persawahan yang ditanami padi dan sebagian besar warga Desa Wisata Mas Mas memiliki ternak sapi di belakang rumah.

Wisata yang ditonjolkan oleh Desa Wisata Mas Mas adalah dari segi pertanian seperti pemandangan areal persawahan yang sangat indah yang ditambah dengan pemandangan Gunung Rinjani yang sangat indah. Selain itu di desa wisata mas mas memiliki paket wisata khusus untuk mancanegara, dimana wisatawan mancanegara di ajak berkeliling desa melihat pemandangan yang ada, mengajak wisatawan untuk merasakan bagaimana cara menanam padi dan sebagainya. Selain itu, wisatawan mancanegara mengenakan sarung tenun khas lombok untuk digunakan sebagai bentuk penghormatan kepada warga desa wisata mas mas yang mayoritas beragama islam.   

Di Desa Mas Mas juga memiliki embung yang digunakan untuk menampung air hujan. Embung tersebut digunakan untuk mengairi sawah-sawah yang ada di Desa Mas Mas. Selain itu di embung tersebut hidup beberapa jenis ikan, sehingga warga memanfaatkan hal itu dengan memancing di embung tersebut. Selain itu sudah terdapat spot foto di Desa Mas Mas dengan background sawah yang sangat indah. Selain itu, spot foto alami yaitu berada di sekitaran embung ketika senja mulai muncul

Desa Wisata Mas Mas

Selain itu, di desa wisata mas mas terdapat Gubug Sayur, dimana gubug sayur merupakan lokasi yang dimanfaatkan warga sebagai tempat penanaman sayur-sayuran dan buah-buahan. Di gubug sayur juga diletakkan beberapa spot foto yang dijadikan sebagai tempat foto teruntuk warga Desa Mas Mas, wisatawan domestik maupun mancanegara.  

Di Desa Mas Mas juga terdapat hasil kerajinan beupa tas Ketak yang diproduksi oleh warga Dusun Antak-Antak. Tas ketak merupakan tas yang terbuat dari ketak atau rotan yang dibuat sedemikian rupa untuk menarik minat pembeli. Harga tas Ketak dibandrol sesuai dengan ukuran dan bentuk tas ketak yang di buat. Harga tas ketak yang berbentuk lingkaran yang ukuran kecil dibandrol dengan harga Rp. 85.000,- dan untuk ukuran yang besar dibandrol dengan harga Rp. 100.000,-. Untuk tas ketak yang berukuran besar dengan motif batik dibandrol dengan harga Rp. 150.000,- dan untuk tas ketak yang berbentuk seperti kotak dibandrol dengan harga Rp. 200.000,-. Adapun topi yang terbuat dari ketak yang dibandrol dengan harga Rp. 120.000,-. Sehingga untuk wisatawan yang berwisata di desa Mas Mas  untuk membeli oleh-oleh berupa tas ketak.